Pada Januari 2020 terjadi inflasi sebesar 1,15 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104,88. Dari 90 kota IHK, 79 kota mengalami inflasi dan 11 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Meulaboh sebesar 1,44 persen dengan IHK sebesar 106,20 dan terendah terjadi di Gorontalo sebesar 0,03 persen dengan IHK sebesar 103,61. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Bau-Bau sebesar 1,39 persen dengan IHK sebesar 102,09 dan terendah terjadi di Kudus sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 103,37.
Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,26 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,01 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar lainnya sebesar 0,36 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,91 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,02 persen; kelompok transportasi sebesar 0,60 persen; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 1,78 persen; kelompok pendidikan sebesar 0,76 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman restoran sebesar 2,05 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 1,10 persen. Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi yaitu kelompok informasi, komunikasi dan jasa lainnya sebesar 0,11 persen.
Tingkat inflasi tahun kalender Januari 2020 sebesar 1,15 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Januari 2020 terhadap Januari 2019) sebesar 3,52 persen.